Cintaku Nyangkut di Asrama Sebelah [PART 4 END]

Hari itu Rinchan terlihat murung. Gadis itu khawatir dengan keadaan Luhan. Ia ingin sekali menjenguk Luhan, tapi tidak berani sendirian-_-

“Rinchan, melamun aja” kata Sooyoung.

“Eh Sooyoung, ngagetin aja”

“Kenapa sih? Cerita coba ke gua”

“Jadi gini, Luhan lagi sakit dia dipukulin gitu sampe babak belur. Gua khawatir, Soo”

“Oh jadi seorang Park Rinchan khawatir sama Xi Luhan. Ternyata hubungan kalian sudah sejauh itu ya, baru tahu gua”

“Ih apaan sih. Cuman temen kok” Rinchan senyam-senyum kembali mengingat kejadian dua hari yang lalu.

“Hahahaha, lagian kalian keliatan cocok kok”

“Ah Sooyoung mah. Oya, Baekhyun gimana?”

“Byun Baekhyun maksud lo? Hahahaha. Tau ah, gue bingung sama dia lagian kan gue udah punya pacar”

“Pacar? Siapa? Ah elo kok gak ngasih tau gue kalo jadian”

“Itu Lee Sungmin hehehehehehe. Jadiannya baru aja kok, sekitar seminggu yang lalu”

“Tuh kan, jahat ah jadian ga ngasih tahu. Pokoknya gue ga mau tahu, minta peje! Bayarin makanan gue oke”

“Iya deh iya”

“Eh habis pulang sekolah temenin gue ke klinik sekolah sebelah ya”

Sooyoung mengangguk.

***

Setelah pulang sekolah, sesuai rencana Rinchan dan Sooyoung pergi ke klinik tempat Luhan dirawat. Sebelum itu, Ia izin dulu ke guru piket asrama di situ.

Rinchan membuka pintu klinik dengan perlahan, orang-orang di situ sontak menoleh ke arah pintu. Luhan cengo, tidak menyangka dijenguk oleh gadis pujaannya.

“Rinchan?” tanya Xiumin yang berada di situ juga.

“Siapa ya?” Rinchan heran.

“Aku Kim Minseok! Temanmu waktu SD”

“Min… Minseok?” Rinchan kaget. Ternyata Ia bisa dipertemukan lagi oleh cinta monyetnya.

“Hm, bisa ngomong berdua?”

Rinchan mengangguk lemah. Semua di situ masih bingung, Luhan juga cengo banget soalnya ga nyangka Xiumin sama Rinchan bisa kenal. Tapi darimana? Kok dia gak tau? Gitu pikir Luhan. Sementara masih bergelut dengan pikirannya, Xiumin sama Rinchan ternyata sudah tak ada di ruangan itu.

“Park Rinchan, gue mau minta maaf”

“Buat?”

“Buat kejadian beberapa tahun lalu, gue tahu gue salah. Gue bener-bener nyesel. Maafin gue ya, please

Gadis yang Ia ajak ngomong itu hanya tersenyum. “Gue sudah dari dulu maafin lo kok, Min. Tenang aja”

“Beneran?”

“Iya” Rinchan mengacungkan jari kelingkingnya begitu pun dengan Xiumin. Dan akhirnya mereka saling menautkan jari kelingkingnya.

“Sahabat selamanya” ucap mereka berdua.

Akhirnya, masalah Xiumin sama Rinchan sudah terselesaikan. Masalah apa lagi yang belum terselesaikan? Oh, pelaku pemukulan Luhan! Langsung saja kita berpindah tempat. Oke

Di ruang Kepala Sekolah, Yongguk sama Himchan terlihat gelisah. Kedua cecunguk itu tak bisa berkutik.

“Jadi, kalian yang memukul siswa Xi Luhan?” Pak Sooman selaku Kepala Sekolah mulai menginterogasi mereka.

“Bukan saya, Pak. Tapi dia” ujar Himchan sembari menunjuk Yongguk.

“Dih apaan sih kalau bukan disuruh lu juga gue ga bakal mau!” bela Yongguk.

“Sudah, intinya kalian berdua salah” lerai Pak Sooman. “Saya kecewa sekali dan saya sudah memikirkan hukuman yang tepat” lanjut beliau.

Himchan sama Yongguk cuman bisa mesem-mesem nunggu Pak Sooman ngomong apa lagi.

“Kalian dikeluarkan dari sekolah. Saya pikir itu tepat, karena Saya tidak mau siswa seperti kalian berada di sekolah ini. Yang seperti kalian ini bisa menghancurkan sekolah. Bibit-bibit berandal memang”

Kedua cowok itu hanya pasrah. Mereka pasrah menerima konsekuensinya.

***

Balik lagi ke tempat Luhan dirawat. Xiumin dan Rinchan ternyata sudah balik ke tempat itu. Baekhyun curi-curi pandang ke Sooyoung, sedangkan si cewek cuman cuek aja sibuk main hp. Luhan menyadari gelagat aneh Baekhyun.

“Ehem”

Baekhyun sontak menoleh ke arah sumber suara.

“Ngapain lo liatin Sooyoung aja” ujar Luhan.

Baekhyun gugup. Ia menggaruk tengkuknya. “Engga kok” jawabnya.

“Udah jangan bohong”

Karena merasa disebut namanya, Sooyoung mendongak. “Apaan sih Sooyoung Sooyoung mele, fans hah?”

“Dih, amit deh ngefans sama lo. Itu Baekhyun liatin lo mulu” kata Luhan.

Sooyoung pun menoleh ke arah Baekhyun. Dan menatapnya seolah berkata ‘apa-kata-luhan-bener?’

“Eh..” Ia bergelut dengan pikirannya sejenak. “Guesukasamalo!”

Gadis tinggi itu belum ngeh. “Lo ngomong apa barusan?”

“Gue… suka.. sama lo, Young!” ungkapnya. “Mau gak jadi pacar gue?”

Rinchan kaget, jelas Sooyoung ga bakal nerima Baekhyun karena tuh orang udah punya Sungmin. Sedangkan yang lain menatap Sooyoung dengan penuh harap, berharap gadis itu menerima Baekhyun.

“Terima! Terima! Terima” kata semua orang di situ kecuali Rinchan.

“Sebelumnya gue mau bilang, makasih karena lo ternyata suka sama gue. Gue minta maaf ga bisa nerima lo, Baek. Gue udah punya pacar. Maaf banget” ungkap Sooyoung dengan hati-hati.

Lelaki itu menunduk. Tiba-tiba wajahnya menjadi ceria. “Kalau gitu kita bisa jadi teman kan?”

Sooyoung tersenyum. “Tentu saja”

***

Esok harinya Luhan sudah bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya. Luhan memainkan handphonenya. Lelaki cantik itu sedang menunggu balasan sms dari Rinchan. Luhan mengajak Rinchan bertemu di taman belakang asrama mereka.

Tak lama kemudian, seseorang menutup mata Luhan.

“Ya! Rinchan jangan bermain-main”

Rinchan tertawa. “Yah ketahuan”

“Kau jahil sekali” Luhan mencubit pipi tembam gadis manis itu.

“Sakit” Ia mem-pout-kan bibirnya.

“Kau tidak imut bergaya seperti itu hahaha” ejek Luhan. “Rinchan…” wajah lelaki itu berubah serius.

Merasa terpanggil, gadis itu menoleh. Ia menaikkan alisnya.

“Kau tahu alasanku mengajakmu kemari?” tanya Luhan. Rinchan menggeleng.

Luhan tersenyum kecil. “Park Rinchan, sejujurnya aku menyukaimu sejak pertama bertemu di bioskop itu. Kau tahu? Aku selalu melamunkanmu, aku juga sering tersenyum sendiri. Teman-temanku pikir aku sudah gila. Memang benar sepertinya, aku gila karenamu”

Rinchan menahan tawa. “Kau bercanda kan, Han? Lucu sekali hahahaha”

“Mukaku memang terlihat seperti bercanda?”

Tawanya mereda. Memang benar Luhan terlihat serius dengan pernyataannya.

“Maksudmu apa, Han?” Ia heran.

“Kau ini polos atau sok polos sih?” Luhan gemas. “Aku ingin kau jadi pacarku, bagaimana?”

Sepertinya karena terlalu gemas, Luhan langsung to the point saja.

“Hah? Hm….” Gadis bermarga Park itu terdiam. Ia masih bergelut dengan pikirannya.

“Mungkin kau masih bingung dengan jawabannya, kalau begitu aku akan tunggu jawabanmu” Luhan mencium puncak kepala Rinchan lalu beranjak dari tempat itu.

“XI LUHAN!” teriak Rinchan. Luhan pun berbalik, Ia kembali mendatangi Rinchan.

“Aku… aku… akumaujadipacarmu”

“Apa?”

“Aku-mau-jadi-pacarmu”

“APA? AKU TIDAK DENGAR?”

“AKU MAU JADI PACARMU, XI LUHAN!” Rinchan sebal.

Luhan tersenyum lalu memeluk gadis itu. Akhirnya Ia bisa mendapatkan gadis pujaannya.

***

Tak terasa sudah kelulusan. Pasangan Luhan dan Rinchan masih langgeng sampai sekarang. Rencananya Luhan akan melanjutkan kuliah ke Amerika Serikat dan Rinchan akan tetap tinggal di Seoul. Luhan bilang kalau sudah lulus kuliah, Ia akan segera melamar Rinchan.

Masih ingat Eyoung dan cleaning service? Sekarang Eyoung sedang dekat dengan Chen. Gue juga gak tahu mereka dekat karena apa-_-

Sepertinya cinta Tarra bertepuk sebelah tangan. Biar pun begitu Ia bahagia kalau Eyoung bahagia. Cinta tak harus memiliki kan?

Beralih ke Baekhyun, cowok sengklek itu masih tergabung dalam geng gengges bersama Chanyeol dan Chen. Sampai sekarang Ia masih jomblo dan menunggu status single dari Choi Sooyoung.

Kalau Sooyoung dia masih aman aja sama Sungmin. Ya kadang putus nyambung gitu deh. Terus Sooyoung suka marah-marah gak jelas gitu, untungnya Sungmin tipe cowok yang sabaaaaaar banget.

Lupa lagi, pasangan Bu Hyorin sama Pak Eunhyuk nih. Akhirnya Bu Hyorin luluh juga sama Pak Eunhyuk. Untuk pertama kalinya, mereka berdua pergi berkencan ke Myeongdong.

Kalau Pak Jongkook, beliau tetap kembaran Agung Hercules. Bu Jihyo masih tetap bawa toanya. Udah soulmate dah pokoknya.

Yongguk sama Himchan nih. Setelah dikeluarkan dari sekolah, mereka pindah sekolah ke Incheon nih dan sekarang udah lulus juga. Dan sekarang mereka juga udah berubah jadi manusia yang lebih baik lagi.

Dan semua yang berada di asrama itu hidup bahagia selama-lamanya. Kalo kata Disney mah Happily ever after -_-

Cerita ini selesai sampai di sini. Akhir kata wasaalamualaikum wr. Wb<3

Advertisements

About jeong96

Seorang pelajar. Fangirl. Multifandom. Biasnya banyak. Sedang dalam tahap menuju remaja labil.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s